Empat Mahasiswa IAIN Bengkulu Ikuti PPM di Malaysia

 

MALAYSIA, ( IAIN BENGKULU ) – Sebanyak empat Mahasiswa IAIN Bengkulu mengikuti Kegiatan Program Pengabdian Masyarakat (PPM) International di Serawak Kuching Malaysia, keempat mahasiwa tersebut sudah melewati beberapa tahap penyeleksian oleh pihak LPPM IAIN Bengkulu, mahasiswa yang terpilih dalam kegiatan ini diantaranya Meitedy Anggara ( Fakultas Syariah), Meri Wulan Mayang Sari, Yogi Mandala Putra (Fakultas Syariah) dan Selvi Wulandari  . Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 26 November hingga 25 Desember 2017. Selain IAIN Bengkulu kegiatan PPM ini diikuti juga oleh IAIN Pontianak Kerinci Palopo ,IAIN Watampone dan UBINUS. Kegiatan PPM International tersebut merupakan kerjasama IAIN Bengkulu, IAIN Pontianak dan lembaga Hikmah Serwak.

Sebelum diberangkatkan ke Serawak Khucing Malaysia mahasiswa dan pendamping dilepas oleh Rektor IAIN BENGKULU , Prof. DR. H SIRAJUDDIN M M. Ag. MH bersama ketua LPPM bapak Mus Mulyadi M.Pd pada tanggal 24 november 2017. Dalam sambutannya Rektor meminta mereka (mahasiwa) yang telah terpilih untuk ikut dalam kegiatan ini harus benar-benar mengerti tujuan serta memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah ilmu dan kemampuan mereka, sehingga dapat memberikan kontribusi kepada lembaga demi peningkatan prestasi akademik. Mereka juga diminta Rektor untuk menjaga nama baik almamater ditempat dimana mereka belajar. Rektor juga meminta ilmu yang mereka pelajari nanti dapat diterapkan dikampus dan dapat berbagi dengan mahasiswa lainnya.

Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan pengalaman dan kemampuan mahasiswa dalam pengabdian masyarakat secara keseluruhan disamping itu kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari kuliah kerja nyata KKN international. Lokasi kegiatan ini dipilih berdasarkan kesepakatan kerjasama antara IAIN Bengkulu dengan Pontianak disamping wilayah tersebut tersebut merupakan wilayah minoritas muslim yang masih membutuhkan pembinaan dan pembelajaran tentang Islam, karena mayoritas muslim di daerah teraebut merupakan muallaf.

Pihak IAIN Pontianak yang menggagas kegiatan tersebut mengatakan bahwa Kegiatan tahun ini merupak angkatan ke 3. Dari pengalaman sebelumnya pihak lembaga hikma serawak mengapresiasi dan selalu mengharapkan mahasiswa Indonesia membantu menjaga Muslim minoritas di wilayah tersebut.

 


Laporan :  Iwa Ardaliwa                      Editor: Iwa Ardaliwa