Fakultas Syari’ah IAIN Bengkulu Adakan Lomba Debat Hukum se-Provinsi Bengkulu

IAIN BENGKULU–Fakultas Syari’ah IAIN Bengkulu menyelenggarakan Lomba Debat Hukum Se-Provinsi Bengkulu dengan tema ”Membangun Deklarasi Ilmiah Sebagai Upaya Melahirkan Insan Akademik yang Kritis dan Cerdas Dalam Menjawab Persoalan Bangsa”. Dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Syari’ah Dr.Imam Mahdi,MH, dan dihadir oleh Wakil Dekan, Ketua Prodi, dan tamu undangan serta diikuti oleh seluruh perguruan tinggi se-Provinsi Bengkulu sebanyak 33 orang yang terbentuk menjadi 11 kelompok. Dilaksanakan di Aula Fakultas Syari’ah IAIN Bengkulu, Senin(14/05).

Lomba debat hukum Fakultas Syari’ah merupahkan kegiatan rutin yang sudah diagendakan setiap tahun untuk seluruh perguruan tinggi Provinsi Bengkulu baik swasta maupun Negeri yang memiliki Fakultas Syari’ah atau Fakultas Hukum, dengan tujuan untuk memotivasi para mahasiswa agar lebih kritis sebagai masyarakat intelektual agar mempunyai kepekaan terhadap persoalan bangsa serta mengasah mereka agar berpikir secara analisis, kritis, dan solutif.

Menurut Dekan Fakultas Syari’ah Dr.Imam Mahdi,M.H, acara debat hukum ini merupakan agenda tahunan,dan ini merupakan cara untuk memotivasi mahasiswa agar lebih bersifat kritis, lebih memehami stuasi dan kondisi saat ini.

“Acara debat hukum ini merupakan acara tahunan dan ini merupakan tahun ke 4. Selain itu  untuk memotivasi mahasiswa agar bersifat kritis, dan memahami kondisi kekinian saat ini salah satunya melalui acara debat hukum ini” Ungkap Dekan Fakultas Syari’ah Dr.Imam Mahdi,MH

Beliau  juga menambakan ini merupakan salah satu persiapan, karena pada bulan September atau Oktober akan diadakan lomba debat hukum tingkat nasional yang dilaksanakn oleh Forum Dekan Syari’ah dan Hukum se-Indonesia. Beliau juga berharap mahasiswa tetap kritis dan mempunyai kemampuan intelektual dibidang hukum, selain itu bisa memperkenalkan Fakultas Syari’ah ditingkat Provinsi.

Ditambahkan oleh Dr.H.Supardi, M.Ag selaku ketua panitia semoga mereka mampu bersaing secara sehat, serta dalam menyampaikan argument dilakukan secara jelas dan dapat diterima atau dipahami oleh pendengar.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 14 sampai dengan 15 Mei 2018, dengan 4 orang dewan juri yaitu Dr. J.T Pareke,SH,MH, Etri Mike,SH,MH, Jefri Arlinandes, SH,MH, dan Davit Aprizon Putra,SH,MH serta perlombaan debat ini melewati beberapa tahap antara lain technical meeting, kualifikasi sistem ranking,semifinal dan grandfinal.(Humas IAIN Bengkulu)

dd WhatsApp Image 2018-05-14 at 16.24.56 (1) WhatsApp Image 2018-05-14 at 16.24.56 (2)