IAIN BENGKULU — Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu menggelar Seminar Nasional Moderasi Islam Indonesia Berbasis Multikultural bagi Program Doktor Pascasarjana IAIN Bengkulu 2019. Narasumber kegiatan ini yaitu Prof. KH. Nasaruddin Umar, MA., Ph. D dan Prof. Dr. H. Rohimin, M. Ag serta di buka langsung oleh Rektor IAIN Bengkulu Prof. Dr. H. Sirajuddin M, M. Ag., MH yang dilaksanakan di Gedung M Pascasarjana IAIN Bengkulu. (20/2).

Seminar ini bertujuan untuk menambah wawasan bagi mahasiswa program doktor IAIN Bengkulu mengenai Moderasi Islam Indonesia berbasis Multikultural. Dimana dalam memahami Islam tidak hanya menggunakan metode empiris melainkan banyak metode lain sehingga dapat memahami Islam yang moderat.

 

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pencerahan yang bergkaitan dengan masalah integrasi Islam ke Indonesia. Bahwa dalam memahami Islam banyak sekali metode, bukan hanya emperis saja tapi metode lain sehingga Islam dapat dipahami dengan sempurna”, terang Rektor IAIN Bengkuu Prof. Dr. H. Sirajuddin M, M.Ag., MH saat membuka seminar secara langsung.

Narasumber seminar ini yakni Prof. KH. Nasaruddin Umar, MA., Ph. D yang merupakan dosen pengampu matakuliah Studi Teks dan Intrateks Al-Qur’an dan Hadist pada Program Doktor IAIN Bengkulu dan juga sekaligus Rektor Institut Perguruan Tinggi Ilmu Qur’an Jakarta.

“Sebagai mahasiswa doktor untuk memahami Al-Qur’an tidak hanya sebatas kitabullah tapi juga memahaminya dengan kalamullah”, jelas Prof. KH. Nasaruddin Umar, MA., Ph. D saat menyampaikan materinya.

Seminar ini dihadiri oleh Rektor, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, Wakil Rektor I, II dan III serta Mahasiswa Program Doktor angkatan I dan II, Pejabat dilingkungan IAIN Bengkulu. (Humas IAIN Bengkulu)