IAIN Bengkulu – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) menggelar, kegiatan Gebyar Produk Kreatif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di Taman Pantai Berkas, Minggu (07/07/19).

Di kegiatan tersebut Dekan FEBI Drs Asnani M Ag, membuka langsung gelaran Gebyar Produk Kreatif yang turut dihadiri oleh dosen pengampu mata kuliah Khairiah Elwardah M Ag, pihak sponsor, serta seluruh mahasiswa Fakultas FEBI.

Menjelang ujian akhir semester, FEBI rutin melaksanakan kegiatan tersebut sebagaimana itu merupakan tugas akhir  dari mata kuliah Kewirausahaan. Ada beberapa makanan yang turut disediakan di dalam bazar yang merupakan hasil olahan dari mahasiswa dengan kemasan semenarik mungkin.

Disampaikan Khairiah, kegitan ini adalah awal dari pembentukan mental, keberanian mahasiswa dalam memulai sebuah kewirausahaan, “Sebab, di dalam dunia bisnis dibutuhkan mental yang kuat untuk memulai sebuah usaha khususnya, kegiatan FEBI ini adalah ajang yang tepat untuk melatih diri menjadi wirausaha yang gigih dalam menekuni bisnis dan membentuk diri menjadi interpreuner   dalam berwirausaha.” terangnya, seuasi kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 sampai dengan 16:00 Wib.

 

Tahun ini gebyar Produk Kreatif mengangkat Tema “Kuliner” di mana melihat kondisi saat ini, kuliner adalah salah satu brand yang tidak bisa lepas dari kebutuhan hidup masyarakat saat ini, kuliner yang disediakan dikemas semenarik mungkin sehingga dapat menarik pembeli untuk datang ke stand dan membeli produk, dan juga melatih mahasiswa untuk kreativitas dalam membuat sebuah kuliner yang berbeda.

“Kuliner ini adalah salah satu Bisnis yang menjanjikan jika ditekuni.” tegasnya.

Acara Gebyar Produk Kreatif mahasiswa ini telah menarik pembeli sekisar 200 orang pembeli dalam jangka beberapa jam, karena kegitan ini didukung dengan tempat yang sangat memadai untuk pembeli, pemilihan yang tempat dan waktu yang pas, yaitu di Taman Berkas pada hari libur ini banyak masyarakat tengah menikmati liburan bersama keluarga di Pantai Berkas.

Selain itu, pihak dosen, panitia, serta sponsoring juga melakukan seleksi kewirausahaan terbaik dalam kegiatan ini, untuk keberlanjutan kewirausahaan ini akan dibentuk dengan adanya, Laboratorium Kewirausahaan di FEBI atau yang disebut workshop FEBI, dan dosen akan membatu dalam pengurusan pematenan produk usaha.

“Kegiatan ini sangat didukung oleh dekan, FEBI dan rencana ke depan, fakultas akan memfasilitasi mahasiswa untuk bisa memasarkan produk mereka, masing-masing dan diharapkan lebih percaya diri untuk memulai usaha dari olahan yang mereka pasarkan saat ini,” ujar Asnani.

Untuk menu yang disediakan dalam kegiatan ini sangat bervariatif, yaitu dari olahan biji duren yang dibuat menjadi keripik, kulit pisang diolah menjadi Bay Tat, ampas kedelai diolah menjadi pempek, rosela diolah menjadi selai bolu, ubi ungu yang diolah menjadi milkshake, kawolate , bahasa daerah dari linggau artinya isinya kopi susu cincau , kopinya diambil langsung dari perkebunan kepahiang. Dan yang paling menarik yaitu pengolahan kalamansi dibuat menjadi kerupuk, dan makanan ini bisa dijadikan untuk oleh-oleh khas Bengkulu.

“Untuk harga sangat terjangkau mulai dari 5-15 ribu, kita sudah dapat mencicipi kuliner yang disediakan di stand kami.” ujar Khairiah Elwardah.

“Jadilah generasi yang kreatif tanpa terlalu tergantung pada produk-produk yang disediakan oleh pemerintah dan jangan pernah takut untuk memulai kewirausahaan. Karena itu akan menjadi sumber rezeki yang menjanjikan jika ditekuni.” ujar Asnani. (Wln)(Rls)(Hms)