Author: ardaliwa iwa

Perpanjang Kuliah Daring, Rektor: Sesuai Dengan Himbauan Kementrian Pusat

IAIN Bengkulu – Menindaklanjuti Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Kementrian Agama Nomor SE 4 Tahun 2020 mengenai perubahan atas Surat Edaran sebelumnya oleh Direktur Jendral Pendidikan Islam Nomor 657/03/2020. Adapun beberapa ketentuan yang dirubah pada surat tersebut yaitu proses Perkuliahan Daring (Online) diperpanjang hingga akhir semester genap tahun akademik 2019/2020, saat dikonfirmasi Via WhatsApp Rektor mengatakan Perpanjangan Perkuliahan Sistem online atau Daring hingga akhir semester Genap akan kita lakukan sesuai Himbauan Kementrian Agama lewat surat edaran, demi alasan kemanusiaan dan patuh terhadap kementrian induk (Kemenag,Red). Ditambahkan Wakil Rektor lll bagian kemahasiswaan, Rapat tetap akan digelar yang rencananya pada tanggal 31 Maret, tapi lebih fokus kepada Teknis kerja pegawai IAIN Bengkulu serta absensi Pegawai yang belum ada aturan yang jelas. Rapat ini akan digelar bersama Rektor, Senat, Wakil Rektor serta Dekan Fakultas. Minggu (29/03)

Terkait Kegiatan Akadmik seperti kegiatan praktik (laboratorium, lapangan,KKM) Kuliah Umum, seminar, lokakarya, FGD, ujian Komprehensif,  Seminar proposal,  Munaqasyah dan ujian TOEFl dan TOAFL dilakukan penjadwalan ulang. Rektor berharap mahasiswa bisa memahami situasi ini dan bisa bersabar serta dapat menjaga diri dengan mengikuti Himbauan pemerintah dan kampus. Belum kondusifnya perkuliahan daring yang sering dikeluhkan mahasiswa, wakil rektor lll Dr. H. Zulkarnain Dali, M.Pd berharap mahasiswa dapat berkerjasama denga dosen yang mengajar dan dapat lebih memahami situasi darurat ini.

Situasi penyebaran wabah Covid-19 yang semangkin hari semangkin bertambah dan saat ini sudah mencapai  seribu lebih membuat pemerintah pusat dan daerah mengambil langkah cepat untuk memutus rantai penyebaran ini dengan membuat berbagai kebijakan diantaranya menghimbau kepada masyarakat agar dapat bekerja dan beraktifitas dirumah terkecuali menyangkut hal-hal yang sangat urgen. (iwa,hms)

Kuliah Daring Hingga Akhir Semester Genap, Wakil Rektor 3 : Akan di Gelar Rapat

IAIN Bengkulu – Berdasarkan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Kementrian Agama Nomor SE 4 Tahun 2020 mengenai perubahan atas Surat Edaran sebelumnya oleh Direktur Jendral Pendidikan Islam Nomor 657/03/2020. Adapun beberapa ketentuan yang dirubah pada surat tersebut yaitu proses Perkuliahan Daring (Online) diperpanjang hingga akhir semester genap tahun akademik 2019/2020 pada setiap Perguruan Tinggi Keagamaan Islam baik negeri maupun swasta. Kebijakan ini sebagai langkah serta antisipasi dari pihak pemerintah yang mencermati penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) akhir-akhir ini semakin meluas dikalangan masyarakat, serta upaya memperioritaskan kesehatan dan keselamatan Civitas akademika Perguruan Tinggi Agama Islam. Surat Edaran ini pun sudah meluas di kalangan mahasiswa, namun saat ini masih menunggu kepastian dari pihak kampus sendiri. Sabtu (28/03)

Pada saat dihubungi via Telfon Wakil Rektor 3 yakni Dr. H. Zulkarnain Dali . M.Pd mengatakan terkait dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Kementrian Agama tersebut, akan di tindaklanjuti dengan menggelar rapat senat bersama unsur pimpinan yang insyaallah akan digelar pada tanggal 31 Maret 2020 mendatang, untuk membahas lebih lanjut mengenai surat edaran tersebut. Dalam rapat tersebut akan membahas bagaimana formulasi yang tepat untuk menentukan kebijakan-kebijakan yang tepat kepada mahasiswa maupun pegawai IAIN Bengkulu dalam menghadapi libur panjang yang akan datang. “Untuk menindaklanjuti surat edaran tersebut kami bersama rektor akan menggelar rapat serta unsure pimpinan Fakultas pada tanggal 31 maret nanti” Ungkapnya.

Adapun respon dari mahasiswa fakultas ushuluddin adan dan dakwah, Saat di konfirmasi via Telfon whatsApp, ia mengatakan bahwa “ Kebijakan yang dikelurakan oleh pemerintah ini  seluruh wilayah Indonesia, dengan kebijakan ini, pastinya mengurangi penyebaran virus korona tersebut”. Ditambahkan lagi oleh pendapat Mahasiswa Program Studi Komunikasi Dan Penyiaran Islam  “dengan kebijakan kuliah online sampai akhir semester ini, kami berharap tidak mendapat banyak kesulitan kedepannya, dan dimohon kepada dosen untuk tidak member tugas yang terlalu menyulitkan kami”. Tuturnya, saat di  wawancarai Via Telfon WhatApp. (dv,iw)

Keluhkan Kuliah Daring, Mahasiswa : Sebagian Dosen Hanya Memberikan Tugas

IAIN Bengkulu – Sistem perkuliahan online nampaknya merupakan hal baru bagi mahasiswa IAIN Bengkulu, banyak mahasiswa yang mengeluhkan sistem perkuliahan online ini, karena berbagai hambatan yang mereka alami. Mulai dari kesulitan dalam mengakses perkuliahan karena buruknya koneksi jaringan, sehingga hal tersebut menyebabkan para mahasiswa ketinggalan materi perkuliahan. Hal ini berdampak pada kurangnya pemahaman mengenai materi perkuliahan tersebut. Ditambahkan lagi sebagian Dosen hanya memberikan tugas via Whatsapp. Dekan FTT mengatakan Ini hanya bersifat darurat dan harus dimaklumi, terlebih belum ada sosialisasi utuh terkait daring dan Media yang efektif. Senin ( 23/03)

Seperti yang disebutkan oleh salah satu Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, “Sistem perkuliahan online ini sangat melelahkan, minimnya sarana dalam menjelaskan materi membuat dosen sering memberi tugas, bahkan tugas tersebut harus di kumpulkan secepatnya, sehingga membuat kami kewalahan. Dan sistem yang digunakan oleh dosen kurang efektif, salah satunya via aplikasi WhatsApp dalam bentuk grub, pertanyaan saya sering terabaikan oleh dosen karena banyaknya respon lain dari teman-teman di grub WhatsApp tersebut”. Respon lain dari Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Tadris, ia juga mengeluhkan akan sistem perkuliahan ini, menurutnya hal ini terlalu ribet, karena harus mengetik dengan panjang lebar dahulu saat menjawab pertanyaan, sehingga tidak kondusif “.

Ditambahkan oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris Dr.Zubaedi M.Ag.,M.Pd , mengatakan bahwa semua dosen sudah di himbau untuk menggunkan beberapa aplikasi, diantaranya via siakad (e-learning), Google Classroom dan Meeting, Terkait dengan keluhan mahasiswa mengenai ketidak efektifan sistem kuliah online ini, beliau mengatakan memang belum efektif secara maksimal karena bersifat sementara dan Darurat sehingga beberapa dosen belum siap menggunakan sistem perkuliahan Daring ini. Namun, untuk kedepannya akan di sosialisakikan lagi terkait dengan sitem perkuliahan daring ini, agar kedepannya lebih efektif dan maksimal.


Di sisi lain ada juga mahasiswa yang menanggapi bahwa sistem perkuliahan ini memiliki sensasi tersendiri bagi mereka, dan merupakan pengalaman baru yang luar biasa. Karena dari sinilah kita belajar lebih ekstra dan terbiasa untuk membaca serta mendengarkan pendapat orang lain dalam menyampaikan materi perkuliahan. Selain itu, kuliah online ini terbilang santai sehingga mereka bisa sambil melakukan aktifitas lain saat perkuliahan sedang berlangsung.
Namun, terlepas dari itu semua, kebijakan kuliah online yang dikeluarkan oleh pemerintah ini sebagai upaya untuk mencegah serta melindungi kita semua dari wabah virus corona. Oleh sebab itu, kita semua harus mendukung kebijakan ini, dengan mengikuti himbauan sesuai dengan aturan yang telah dikeluarkan. (hms,dva,Sdy)

Serempak se-Indonesia, BI Gelar Talkshow QRIS

IAIN Bengkulu – Kegiatan Talkshow Qris dengan judul “ Peningkatan Transaksi Non-Tunai Melalui Pemanfaatan QRIS di Provinsi Bengkulu”. Kegiatan yang digagas oleh Bank Indonesia yang dilakukan secara serempak diseluruh wilayah Indonesia ini bertujuan memperkenalkan QRIS kepada seluruh masyarakat yang telah di Lounching  pada tanggal 1 januari 2020.  Quick Response Code Indonesia Standard (QRISmerupakan standar pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia. Peserta berasal dari mahasiswa IAIN Bengkulu. Turut hadir dalam gelaran kegiatan ini, yaitu Wadek lll Febi, Wadek lll FTT, Wadek lll Syariah, serta dosen dan staf FEBI. Selasa (10/03)

Dalam kata sambutannya Rif’at Pasha yang merupakan Kepala TIM Advisory & Pengembangan Ekonomi mengatakan saat ini peluang bisnis yang sangat menguntungkan dan yang menjadi trend di Era Milenial adalah Ekonomi Digital, dengan sistem bisnis ekonomi digital bisa menjangkau seluruh wilayah. Beliau juga menjelaskan terkait QRIS yang merupakan standar pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia yang digunakan untuk semua jenis pembayaran. QRIS adalah integrasi segala barcode yang ada. Lanjut beliau mengatakan mahassiwa merupakan masa depan bagi Bank BI, ditambahkan beliau dengan menggunakan QRIS situasi yang sering terjadi seperti pengembalian uang yang tak semestinya seperti dengan menggunakan permen, atau pemalsuan uang, atau kehilangan uang , dapat menjadi solusi dengan menggunakan Sistem pembayaran QRIS. Dan juga dengan menggunakan uang elektronik dapat menghindari penyebaran virus corona yang penyebarannya melalui kontak fisik. Dan beliau berharap mahasiwa dapat menjadi role model dalam mensosialikan uang elekronik ini atau QRIS.

Wakil rektor lll bagian kemahasiswaan m Mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan Talk Show QRIS di IAIN Bengkulu yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa IAIN Bengkulu tentunya dan beliau berharap agar peserta dapat mengikuti kegiatan ini sampai habis. (iw,hms)

Temu Alumni, Cuma 15 Menit FEBI Kumpul Dana 20 Juta Untuk Exismart

IAIN Bengkulu – Khutbatul Wada’ dan Temu Alumni ke-lX Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ( FEBI) dengan tema “Peluang dan tantangan Alumni dalam menghadapi daya saing Era Gigital” yang digelar di Grage Horizon Hotel. Kegiatan ini dihadiri oleh 118 Alumni angkatan 2020 Prodi Mazawa, PBS, dan EKSYA Fakultas Ekonomi Bisnis Islam IAIN Bengkulu. Hadir Dekan Febi Dr. Asnaini, MA, Wadek l Dr. Nurul Hak, MA, Wadek lll Dr. Fatimah Yunus, MA, Kasubag, dan Dosen beserta karyawan. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para alumni ilmu untuk menghadapi tantangan kerja, serta menjalin silahturahmi antar alumni dan Dosen serta unsur pimpinan. Selasa (10/03)

Banyak hal yang menarik dari gelaran kegiatan ini, terutama saat Panitia dari kegiatan temu alumni menghimpun dana wakaf dari para alumni dan undangan, hanya menghabiskan waktu 15 menit lebih, panita Dana Wakaf yang akan digunakan untuk keperluan Exismart yang langsung dilaunching pada gelaran kegiatan ini berhasil mengumpulkan dana 19.775.200 ditambah dari dana yang terhimpun sebelumnya dan ditotalkan kisaran 20 juta lebih. Menurut Dekan Febi Dr. Asnaini, MA Exismart nanti akan digunakan untuk keperluan mahasiswa, dan dana wakaf yang terkumpul ini untuk keperluan Exismart nantinya.”hari ini (saat kegiatan.Red) akan dilaunching Exismart yang akan digunakan untuk keperluan mahasiswa, sebuah minimarket yang akan dibangun di gendung FEBI yang rencananya akan menjual Produk ATK dan perlengkapan lainnya untuk kepentingan mahasiswa”. Terang Dekan FEBI

Dita Safitri diundang sebagai Profesional Motivator, dalam penyampaiannya Dita yang berasal daro Corin Center ini mengatakan, alumni Febi harus mempersiapkan diri dalam menghadapi Tantangan kerja di Era Revolusi Industri 4.0 seperti sekarang ini, peluang kerja yang semangkin menipis ditambah persaingan yang sangat ketat, membuat para pencari kerja harus lebih Inovatif dan Kreatif dan penguasaan Teknologi memungkinkan untuk mereka dalami, dan Dita juga menganjurkan untuk menciptakan lapangan kerja dari pada menjadi karyawan.

Kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada mahasiswa terbaik fakultas dan Prodi, saat diwawancara Meti Septiawati dari prodi Perbankan Syariah yang berusia 23 Tahun mengatakan, merasa bangga dengan penghargaan dan berencana akan melanjutkan S2 untuk meningkatkan karirnya. (iw,hms)

Kaya Prestasi, Mahasiswa IAIN Bengkulu Terpilih Jadi Duta Genre 2020

IAIN Bengkulu – Kegiatan Pemilihan Duta Genre ( Generasi Berencana ) yang diselenggarakan oleh BKKBN Kota Bengkulu  diikuti oleh seluruh Perguruan Tinggi dan Sekolah  se-Kota Bengkulu yang digelar di Kampus 4 UMB lantai 6 Aula Hasanudin, 5-7 Maret 2020. Kegiatan  dibuka langsung oleh kepala Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak , Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Romadhan Indosman, SH,MH dan anggota Komisi lll DRPD Mardensi. Kegiatan Duta Genre ini bertujuan mencari Role Model bagi remaja Kota Bengkulu. Senin (09/03)

IAIN Bengkulu yang diwakili oleh, Muhammad Polem dari Prodi PAI dan Cindy Apriani dari prodi Perbankan Syariah berhasil merebut juara 2 Putra dan Harapan 1 putri yang selanjutnya akan mengikuti pemilihan duta genre tingkat provinsi Bengkulu pada april mendatang. “ saya berharap semoga dengan pemilihan duta genre ini, saya akan mensosialisasikan Triad KRR ( Tiga resiko yang dihadapi remaja, seksualitas, HIV AIDS, dan Napza”. ungkap polem . Penghargaan yang diberikan yaitu uang pembinaan, piagam serta Tropi.

Kegiatan ini bertujuan untuk mencari remaja yang dapat menjadi contoh bagi remaja lainnya untuk dapat memiliki perencanaan kedepan yang matang dimasa depan. (iw,hms)

Lepas Puluhan Alumni, Prodi HES Beri Motivasi

IAIN Bengkulu – Kegiatan Pelepasan dan Temu Alumni Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah IAIN Bengkulu di Bhadrika, Jln. Jenggalu l. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Prodi HES. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor lll Dr. H. Zulkarnain Dali, M.Pd, Kasubag Humas Sri ihsan, M.Pd,  Wadek l Dr.Yusmita, M.Ag,  Wadek ll Drs.Supardi, M.Ag , Wadek lll Dr.Toha Andiko, M.Ag dan  Rekanan/Mitra hadir dari Dir.Hotel LATANSA, Kantor Hukum Ana Tasia Pase, kegiatan ini bertujuan untuk melepas mahasiswa yang sudah menyelesaikan Proses Study dikampus dan Dalam rangka silahturahmi antar sesama alumni HES atau muamalah dari berbagai angkatan serta saling berbagi pengalaman mulai dari lingkungan kerja. Jum’at (06/03)

Kegiatan ini dihadiri oleh alumni HES ( Muamalah ) dengan jumlah  33 orang  dan dalam gelaran kegiatan ini mengundang Hartanton, S.HI  sebagai motivator profesional, Dr. Irwan Sitorus perwakilan Akademisi, Adi Homsun alumni yang berfprofesi sebagai usahawan, Ardiansyah S.HI yang bekerja sebagai ASN di Kanwil Agama. Motivator sendiri menyampaikan Sebagai alumni harus berani menjukan existensinya sebagai alumni IAIN yang dipandang sebelah mata oleh publik, sehingga lulusan IAIN selalu terdepan dalam kualitas dan prestasi. Kegiatan ini sekaligus melepas 38 alumni dan pemberian penghargaan kepada Melza Oktarina dengan predikat cumloud IPK 3,89 , Dini Trisiani IPK 3,82 Fitri 3,82

Weri Gusmansyah selaku Kaprodi HES mengungkapkan Sebagai ketua prodi HES  (muamalah) merasa bahagia dan bangga karena mahasiswa bisa dilepas dengan ipk tertinggi cumloud dan bisa berbagi pengalaman dengan para alumni yang hadir. Kedepan akan nada pertemuan akbar yang akan mengundang seluruh alumni HES yang ada di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari berbagai Profesi. Terangnya. (iw,hms)

Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, Alumni FTT Gelar Bimkar

IAIN Bengkulu – Kegiatan Pelepasan dan Bimbingan Karir angkatan Ke-XlV Fakultas Tarbiyah dan Tadris Institut Agama Islam (IAIN) Negeri Bengkulu dengan tema “Peluang Kerja di Era Revolusi Industri 4.0” kegiatan yang diselenggarakan oleh FTT ini dihadiri oleh Dekan FTT Dr. Zubaedi, M.Ag , Wadek l, Wadek ll, dan Wadek lll beserta Kajur dan Kaprodi. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun sebelum pagelaran wisuda dilaksanakan. Sekitar 350 alumni hadir dalam kegiatan ini yang digelar di Hotel Grage Horizon Bengkulu. Kamis (05/03)

Kegiatan Pelepasan dan Bimbingan Karir mendatangkan Pemateri yaitu Diana Tusyaadah, S.Psi yang merupakan Profersional motivator menyampaikan bekerja itu harus selalu meningkatkan kreativitas dan selalu belajar dan tidak berhenti sampai disarjana saja dan beliau juga berpesan di era revolusi industri harus memanfaatkan peluang yang ada. 350 alumni yang hadir dalam gelaran kegiatan ini yang diselenggarakan di Grage Horizon Hotel sanhgat antusias mengikuti kegiatan yang di gagas oleh mahasiswa ini demimenghadapi peluang kerja yang semamngkin Ketat persaingannya.

Menurut Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris Dr. Zubaedi, M.Ag “Alumni Tarbiyah bisa menngabdikan diri dalam bursa kerja atau peluang karir sesuai dengan kopentensi prodi yang dimiliki dan bidang-bidang lain yang memungkinkan, sesuai dengan tuntutan kerja di era revolusi industri 4.0 “.terangnya

Saat ditanya apakah alumni FTT sudah dibekali pengetahuan atau ilmu yang mampu menghadapi perkembangan Era Revolusi Industri 4.0 beliau mengatakan alumni FTT sudah sejak dini dibekali ilmu untuk menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 semisal, pengetahuan Video Grafis, Power Point, Pengetahuan Teknologi Digital, Teknologi Informasi dan lain, dan beliau yakin alumni FTT siap menghadapi dan bersaing di Era Revolusi Industri 4.0.

Dalam kegiatan Pelepasan dan Bimbingan Karir juga mengumumkan Mahasiswa dengan Lulusan Terbaik Tingkat Fakultas dan prodi diantaranya Diana Monita dari prodi PAI dengan IPK 3,93 sekaligus terbaik Institut, Jessy Sri Monica Prodi PAI  IPK 3,94 Dela Safitri Prodi PGMI, Bella Intani PIAUD Ipk 3,90 Meita Anggraini TBI Ipk 3,83 dan Abdul Latif PBA ipk 3,80. (iwa,hms)

Gelar Sosialisasi dan Dialog Bersama Masyarakat, IAIN Bengkulu Tuai Pujian

 

IAIN Bengkulu – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu  menggelar Sosialisasi dan Dialog dengan Masyarakat sekitar kampus IAIN Bengkulu dengan tema “Kita Jalin Silaturahmi dan Kerjasama untuk Membentuk Generasi Muda yang Berakhlak Mulia” di Gedung Pelatihan Lantai 2,  kegiatan ini dihadiri Kepala Biro AUAK IAIN Bengkulu Drs. H. Abd. Amri Siregar,  M.Ag, Camat Selebar Drs. Sehmi,  M.Pd, Lurah Pagar Dewa Juwanda, S.Sos Tokoh masyarakat Drs. H. Rizkan A. Rahman,  M.Pd,  Kasubbag Humas,  publikasi dan dokumentasi Sri Ihsan M.Pd.I dan masyarakat sekitar IAIN Bengkulu. Selasa ( 03/03 )

Dalam dialog antara masyarakat, Camat slebar dan Tokoh masyarakat, mengungkapkan dengan adanya IAIN Bengkulu peran mahasiswa dalam aktifitas keagamaan serta aktifitas lingkungan sekitar sangat membantu, contohnya beberapa mahasiswa IAIN Bengkulu mengadakan Gang Subuh yang berisi kegiatan-kegiatan kerohanian seperti sholat subuh berjamaah, tilawah serta Tausiyah bersama masyarakat. Selain membantu aktifitas warga, dengan adanya IAIN Bengkulu berdampak pada peningkatan perekonomian warga yaitu adanya bisnis kos-kosan serta bisnis kuliner dan sebagainya. ditambahkan warga bernama H. Imron nordi, masjid dilingkungan tempat tinggalnya tak pernah sepi karena mahasiswa IAIN Bengkulu giat dalam berbagai aktifitas keagamaan, imron berharap IAIN bengkulu terus meningkatkan kemampuan mahasiswanya dalam berbagai aspek ilmu, sehingga peran mereka dalam peningkatan ilmu di masyarakat dan mereka sendiri terus berkembang.

” Tentunya dalam rangka diadakannya sosialisasi dan dialog ini diharapkan perkembangan peran serta masyarakat sekitar kampus IAIN Bengkulu, dosen, mahasiswa dan pegawai dapat menciptakan suasana yang kondusif demi kemajuan IAIN,” ujar Kepala Biro AUAK IAIN Bengkulu Drs. H. Abd. Amri Siregar,  M.Ag.

Tujuan diadakannya sosialisasi ini sendiri untuk  memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan mendekatkan IAIN dengan masyarakat di lingkungan kampus karena dirasa perlu informasi perkembangan IAIN terlebih akan beralih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN)

Lebih lanjut,  agar sosialisasi ini nantinya akan berdampak positif bagi masyarakat serta masyarakat diajukan untuk mempersiapkan diri apa yang menjadi hambatan perlu di komunikasikan, maka dari itu diadakan pertemuan sosialisasi dan dialog kepada masyarakat di lingkungan sekitar kampus.

Ditambahkan lagi oleh Kepala Camat Selebar  Drs. Sehmi,  M.Pd  tentu IAIN mempersiapkan generasi muda untuk masa depan dengan sarana dan prasarana yang ada. Semisal dengan adanya kos-kossan mahasiswa yang terdaftar harus didata untuk dapat dihubungi lebih lanjut mengenai kegiatannya.

“Respon masyarakat juga sangat positif karena Bengkulu terkenal dengan kota Religius itu sangat berdampak terutama mahasiswa IAIN Bengkulu fitrah agama menjadi simbiosis mutualisme,” tambah Drs. Sehmi,  M.Pd selaku camat Selebar

Masyarakat berharap dalam waktu singkat ini IAIN beralih status menjadi UIN tidak hanya berfokus pada fakultas keagamaan namun lebih meningkatkan ke fakultas umum juga. Diketahui IAIN juga sudah siap baik itu dukungan masyarakat dan sarana prasarana yang ada, serta dengan bertambahnya mahasiswa IAIN Bengkulu akan berdampak positif bagi masyarakat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar lingkungan IAIN Bengkulu.(rls,iwa)

Setelah UIN Jakarta, IAIN Bengkulu Urutan ke-2 PTKIN Bebas Korupsi Se-Indonesia

IAIN Bengkulu – Berdasarkan hasil Penilaian Pendahuluan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam terhadap 15 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri ( PTKIN ) yang ditetapkan sebagai Pilot Projek penetapan unit kerja berpredikat menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada 17-26 Februari 2020. Dari hasil penilaian pendahualan tersebut dan beberapa kesimpulan dari Tim Penilai dari Dirjen Pendis, IAIN Bengkulu berada di urutan ke-2 setelah UIN Jakarta menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Pencapaian yang luar biasa ini menjadi bukti bahwa IAIN Bengkulu telah berhasil menjadi lembaga yang bebas dari korupsi dengan pelayanan Publik yang sangat memuaskan. Senin (02/02)

Saat di hubungi via telpn Drs. H. Abd. Siregar, M.Ag selaku Kepala Biro AUAK IAIN Bengkulu mengatakan” Tentu kita Apresiasi hasil penilaian Direktorat  Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis), dan ini merupakan wujud dari kerja keras semua stakeholder  IAIN bengkulu,  kita berharap hasil  ini dapat kita pertahankan, dan kedepan dapat lebih ditingkatkan kinerja serta bagian apa saja yang masih belum maksimal, dan atas nama Pimpinan sangat bertrimakasih kepada segenap aparatur IAIN  Begkului yang sudah memberikan kinerja yang baik”. Tegas Kepala Biro AUAK IAIN Bengkulu

Hasil kesimpulan dari penilaian pendahuluan Dirjen Pendis sendiri yaitu  Sebagian besar PTKIN yang ditetapkan sebagai Pilot Projek telah memiliki data dukung (evidence) pembangunan zona integritas yang cukup lengkap,  Sebagian besar PTKIN yang ditetapkan sebagai pilot projek telah melakukan inovasi pelayanan public, Hasil survey Persepsi Korupsi, Persepsi Kulalitas Pelayanan Publik, dan Integritas Organisasi sudah cukup baik. (iw,hms)