Author: ardaliwa iwa

Besok Panitia Rapat, Putuskan Diselenggarakan Atau Tidak Tes Jalur UM-PTKIN

IAIN Bengkulu – Kabag Akademik dan Kemahasiswaan Mamah Rohmah, SE.,MM saat ditemui diruangannya mengatakan keputusan Teknis dan Proses dalam seleksi UM-PTKIN menunggu keputusan rapat panitia pusat SPAN/UM-PTKIN  apakah akan dilaksanakan melalui jalur raport atau tes melalui SSE , jika memungkinkan untuk Tes secara langsung atau Sistem Seleksi Elektronik (SSE) , maka IAIN Bengkulu akan mempersiapkan secara matang terutama Protokol Kesehatan Covid-19, jika memang nanti tidak memungkinkan untuk Tes secara langsung di kampus, maka kelulusan akan dilihat dari Nilai Raport yang di Upload oleh peserta Tes jalur UM-PTKIN, IAIN Bengkulu sendiri akan selalu siap apapun nanti kebijakan Kementrian dalam penyelenggaraan Ujian Masuk Jalur UM-PTKIN nanti.” Besok akan diputuskan dalam rapat panitia pusat, dan apapun keputusan nantinya kita akan selalu siap dalam penyelenggaraannya”.ungkap mamah rahma. Rabu (08/07)

Jika memang nanti pelaksanaan secara langsung tetap dilakukan yaitu menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) maka perlu dilengkapi fasilitas Protokol Covid-19, (SSE) atau lebih dikenal dengan CBT (Computer Based Test) adalah ujian yang diselenggarakan menggunakan komputer. SSE ini tidak lagi menggunakan kertas (paperless), baik untuk naskah soal maupun lembar jawaban. UM PTKIN atau Ujian Masuk PTKIN dilaksanakan secara nasional oleh seluruh Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) diselenggarakan melalui koordinasi Panitia Nasional yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

Jalur UM-PTKIN adalah jalur penerimaan yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama RI khusus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, Jalur UM-PTKIN merupakan Jalur Penerimaan mahasiswa baru Gelombang Ke-2, setelah jalur SPAN-PTKIN yang merupakan jalur khusus mahasiswa yang berprestasi berdasarkan rekomendasi sekolah masing-masing. Berdasarkan hasil rekapitulasi pendaftar jalur UM-PTKIN, IAIN Bengkulu memiliki 2000 pendaftar, naik beberapa persen dari tahun sebelumnya. Berubahnya beberapa sistem pendaftaran dan pelaksanaan tes dikarenakan Wabah Covid-19 tidak membuat pelaksanaan Tes Jaur ini batal digelar, hanya beberapa jadwal yang mengalami perubahan. (iw,hms)

Tembus 2000 Pendaftar Jalur UM-PTKIN, IAIN Bengkulu Banyak Peminat

IAIN Bengkulu – Setelah sukses menggelar Tes penerimaan mahasiswa baru jalur SPAN-PTKIN secara Nasional, Kementrian Agama RI kembali mengelar Penerimaan mahasiswa baru jalur UM-PTKIN yang dilaksanakan dari tanggal 1 Mei – 5 juli 2020. Pendaftaran jalur SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN adalah penerimaan mahasiswa baru khusus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri seluruh Indonesia. IAIN Bengkulu selalu mengalami peningkatan jumlah pendaftar setiap tahunnya. Untuk tahun 2020 berdasarkan rekapitulasi jumlah pendaftar di link UM-PTKIN, IAIN Bengkulu tembus di angka 2000. Menurut rektor IAIN Bengkulu Prof.Dr.H. Sirajuddin, M.,M.Ag.,MH pencapaian ini merupakan bukti bahwa IAIN Bengkulu sudah dipercaya masyarakatdan tentu karena mutu dan kualitasnya yang semangkin baik. Selasa (07/07)

Di tahapan awal pendaftaran yaitu jalur SPAN-PTKIN, IAIN Bengkulu tembus 1000 lebih pendaftar, dan dijalur UM-PTKIN mencapai 2000 pendaftar, tahapan terakhir untuk penerimaan mahasiswa baru akan diselenggarakan oleh pihak kampus yaitu jalur mandiri yang kemungkinan akan di gelar pada 10 juli mendatang. Bertambahnya peminat setiap tahunnya membuktikan bahwa IAIN Bengkulu terus dipercaya masyarakat dalam menimba ilmu, fasilitas gedung yang semangkin lengkat dan megah, dengan kualitas tenaga pengajar yang selalu ditingkatkan, membuat IAIN Bengkulu semangkin terdepan.

Rektor IAIN Bengkulu mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras demi menjaga kualitas perguruan tinggi, langkah strategis dan tepat guna dalam membangun lembaga membuat pencapaian ini terlaksana. Menurut Rektor, semua pihak harus saling bekerja sama, karena kesuksesan lembaga bukan hasil perorangan melainkan kerja sama yang baik dari semua pihak. (iw,hms)

Rotasi Jabatan, Rektor : Gak Harus Pintar, Bermoral dan Loyal adalah Hal Utama

IAIN Bengkulu – Pelantikan Pejabat Struktural Eselon lll dan lV Institut Agama Islam Negeri Bengkulu yang dilaksanakan di Ruang Senat di Gedung Rektorat IAIN Bengkulu, Rabu (01/07) pada pukul 08.00 dengan tetap menggunakan protol kesehatan Covid-19 sukses digelar. Empat pejabat Eselon lll dan lV  IAIN Bengkulu dilantik langsung oleh Rektor dan disaksikan oleh Kepala Biro AUAK, Wakil Rektor ll dan Kabag-Kasubag. Menurut Rektor IAIN Bengkulu Prof. Dr. H. Sirajuddin, M.,M.Ag.,MH berdasarkan Peraturan Menteri PANRB No.28/2019 tentang penyetaraan Jabatan Administrasi Ke Dalam Jabatan Fungsional Kabag dan Kasubag akan disederhanakan menjadi jabatan Fungsional , sehingga beberapa jabatan Stuktural seperti Kabag Humas yang sudah kosong selama 6 bulan harus terisi, dikarenakan jika kosong, maka lembaga akan kehilangan Fungsional pada jabatan Kabag Humas. Selain Kabag Humas yang di duduki oleh Kasubbag Organisasi dan Kepegawaian, Rotasi terjadi pada jabatan Kasubbag Umum dan Tatat Usaha  Fakultas Syariah dan  Kasubbag Tata Usaha LPM. Rabu ( 01/07 )

 

Pejabat Eselon lll dan lV yang diganti dan dirotasi yaitu:

  1. Muslikhin, S.Pd.I.,M.Pd Kepala Subbag Organisasi dan Kepegawaaian naik jabatan menjadi Kabag Humas dan Kerjasama
  2. Matsuri, M.Pd.I Kepala Subbag Umum Tata Usaha Fakultas Syariah dirotasi ke Kasubbag Tata Usaha LPM
  3. Chairani Agustina Kesubbag LPM dirotasi ke kasubbag Umum dan Tata Usaha Fakultas Syariah
  4. Jerlanedi, S.E Pengadministrasian pada Subbag Organisasi dan Kepegawaian Biro AUAK IAIN naik jabatan menjadi Kasubbag Organisasi dan Kepegawaian

Rektor berharap jabatan yang diamanahkan, dapat dipertanggung jawabkan di dunia dan akherat. (iw,hms)

Selamatkan Perkebunan dan Ketahanan Pangan, IAIN Bengkulu Gelar KKN PKP

IAIN Bengkulu – Model KKN Perkebunan dan Ketahanan Pangan IAIN Bengkulu bakal diterapkan untuk KKN tahun ini, sekitar 1200 mahasiswa akan diikutkan dalam KKN Perkebunan dan Ketehanan Pangan 2020. Lokasi KKN PKP sendiri yaitu didepan asrama Putra IAIN Bengkulu dengan luas sekitar 2 Hektar yang akan dikelola oleh mahasiswa KKN PKP, dan Teknisnya mahasiswa akan dibagi menjadi 40 kelompok yang masing-masing kelompok berjumlah 30 orang. Setiap kelompok akan dibimbing oleh DPL dan Tim Penyuluh dari Dinas Pertanian Kota Bengkulu. Setiap kelompok akan dibina dalam pengelolaan Tanaman Sayur dan Obat-obatan dari mulai penanaman, perawatan sampai pada tahapan panen. Menurut Ketua Panita KKN, Dr. Rahmad Ramdani, M.Sos tujuan dari KKN PKP ini untuk menyelamatkan ketahanan pangan di kota Bengkulu, dikarenakan supply sayuran masih mengandalkan diluar kota Bengkulu yang terkadang merekapun masih memprioritaskan kebutuhan daerah mereka sendiri, sehingga di kota Bengkulu sering terjadi kelangkaan supply hasil pertanian terutama sayuran. Selasa (30/06)

1200 mahasiswa sudah terdaftar di siakad untuk mengikuti KKN PKP ini yang akan di gelar pada bulan juli nanti yaitu pada tanggal 20 Juli sampai 30 agustus, selama 45 hari mahasiswa akan di bina dalam bercocok tanam. Tanaman yang akan di kelola oleh mahasiswa terdiri dari jenis sayuran seperti kangkung, baying, sawi kemangi dan jenis palawija seperti ubi-ubian serta jagung. Menurut Ramdani selaku ketua panitia KKN PKP berharap dengan adanya Model KKN PKP ini lembaga dapat berkontribusi dalam penyelamatan Pangan di kota Bengkulu.” Saya berharap dengan adanya KKN model ini dapat menyelamatkan ketahana pangan di kota Bengkulu”ungkapnya.

Selain KKN PKP sekitar 500 mahasiswa yang berada diluar kota Bengkulu yang keberatandalam keikutsertaan KKN PKP, LPPM selaku unit penyelenggra KKN sudah menyiapkan model KKN Daring yaitu KKN di daerah mereka sendiri, kegiatan yang dilakukan seperti pembinaan di tempat ibadah, dan pembinaan kerohanian lainnya. Ditambahkan Ramdani kegiatan KKN ini walaupun melibatkan banyak orang tetap dilakukan dengan menggunakan Protokol kesehatan Covid-19. (iw,hms)

Rawan Kriminal dan Tempat Mesum, IAIN Tinjau Lokasi Eks STQ

IAIN Bengkulu – Kabag Umum, Kasubag Humas dan Kasubag Umum meninjau langsung Eks lokasi STQ yang berada di tanah IAIN Bengkulu. Banyaknya keluhan masyarakat terkait lokasi Eks STQ yang sering dijadikan tempat mesum oleh para remaja serta rawan kriminalitas di daerah tersebut membuat para petinggi di lingkungan IAIN Bengkulu geram, dikarenakan protes masyarakat tertuju langsung ke IAIN Bengkulu, sebab lokasi tersebut adalah milik IAIN Bengkulu. Menurut Kasubag Humas Sri Ihsan, M.Pd, IAIN Bengkulu akan mengambil tindakan tegas terkait keluhan warga ini, dalam waktu dekat setelah koordinasi dengan pihak terkait dan pimpinan di lingkungan IAIN, langkah cepat akan di ambil oleh IAIN Bengkulu dan kemungkinan jalur lalu lintas ke lokasi tersebut akan di tutup. Sebelumnya IAIN Bengkulu sudah melakukan koordimasi dengan Camat Selebar, Lurah dan RT setempat, dan mereka beserta warga mendukung jika nanti gerbang lokasi Eks STQ ditutup. Senin (29/06)

Saat meninjau lokasi, tumpukan sampah terlihat sepanjang jalan dekat pintu utama Eks STQ, bau tidak sedap mulai tercium saat masuk lokasi tersebut, selain tumpukan sampah, banyaknya remaja yang sedang melakukan balap liar, serta tumpukan bekas komik, lem aibon, serta kondom yang terdapat di dalam gedung Eks STQ tersebut, keadaan seperti ini sangat mengganggu masyarakat sekitar, serta menjadi tempat yang memancing aktivitas kriminalitas dan perzinahan. Saat IAIN Bengkulu menggelar pertemuan bulan maret lalu bersama Camat, Lurah, RT serta warga sekitar sepakat untuk menyerahkan sepenuhnya apapun kebijakan dari IAN Bengkulu selama demi kemaslahatan bersama. Koordinasi serta mediasi sudah dilakukan sejak lama kepada semua pihak, berbagai pertemuan dan sosialisasi sudah dilakukan oleh IAIN Bengkulu, tinggal menunggu keputusan dari unsur pimpinan langkah apa yang bijak dan tidak merugikan masyarakat.

Menurut Kasubag Humas, Sri Ihsan, M.Pd sermangkin tidak kondusifnya lokasi Eks STQ membuat IAIN Bengkulu harus mengambil langkap cepat, sehingga kegiatan-kegiatan yang merugikan masyarakat oleh para remaja yang nakal cepat teratasi, kegiatan tersebut juga dapat memancing kriminalitas tingkat tinggi, ungkap ihsan. (iw,hms)

Jalin Silahturahmi, Rektor Temui Ketua DEMA, HMJ, HMPS dan UKM

IAIN Bengkulu – Dalam rangka menyikapi aktivitas akademik perkuliahan dan non akademik pada masa pandemik Covid-19, Rektor IAIN Bengkulu Prof. Dr. H. Sirajuddin, M. M.Ag.,MH menggelar silahturahim dengan Ketua DEMA, HMJ, HMPS dan UKM. Pertemuan tersebut membahas berbagai permasalahan dan rencana kedepan dalam hal kegiatan akademik dan non akademik di masa Covid-19 saat ini. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor 3, Kasubag Humas, Kabag Keuangan, kabag akademik dan kasubag kemahasiswaan. Menurut rektor situasi seperti ini tidak ada yang menghendakinya, Pandemik ini merupakan musibah Global, yang berdampak pada semua Negara di dunia, tidak hanya di Indonesia saja. Dampak pandemik ini tidak hanya berpengaruh pada sektor Ekonomi saja, tapi juga di lingkungan pendidikan, berbagai persoalan datang ketika semua kegiatan akademik mengalami perubahan sistem. Kebijakan yang bersifat darurat membuat semua sektor kegiatan dilingkungan kampus baik akademik maupun non akademik tidak berjalan normal. Dari perihal tersebut rektor bersama mahasiswa bertemu membahas polemik serta solusi kedepannya. Kamis (25/06)

Disampaikan oleh Presma IAIN Bengkulu, Meminta unsur pimpinan di lingkungan Kampus harus cepat menangani semua persoalan yang terjadi di kampus hijau ini. Banyak keluhan yang diterima mereka terkait berbagai kebijakan dan sistem yang sulit diterima oleh mahasiswa. Dari mulai susahnya akses jaringan dikarenakan kegiatan akademiki semuanya di lakukan secara daring, serta hal-hal yang belum terbiasa mereka lakukan. Wakil rektor lll Dr. H. Zulkarnain Dali, M.Pd berharap, semua mahasiswa harus lebih bersabar dalam menghadapi dampak dari pandemic Covid-19 ini, dan kedepan akan dicari solusi terbaik agar kebijakan baik akademik maupun non akademik nanti tidak terlalu mempersulit mahasiswa. “ kita akan cari solusi terbaik untuk mengatasi semua permasalah ditingkat mahasiswa, sehingga nantinya aturan dan kebijakan tidak mempersulit mahasiswa”tegas wakil rektor.

Rektor juga mempersilahkan semua mahasiswa yang diundang untuk mengungkapkan keluhan mereka, dan langsung direspon oleh rektor. Mendominasi mereka keluhkan terkait aturan baru pelaksanaan kegiatan akademik secara daring. (iw,hms)

 

 

Gelar Halal Bihalal, Alumni SPI FUAD Tambah Wawasan

IAIN Bengkulu –  Alumni Sejarah Peradaban Islam ( SPI ) Fakuktas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) menggelar Halal bihalal sekaligus seminar melalui Pertemuan Virtual, pertemuan dan seminar lewat aplikasi zoom meeting dimasa pandemi Covid-19 ini tidak mematahkan semangat para alumni untuk mengelar kegiatan dan menjalin silahturahmi serta menambah wawasan, dengan menggelar seminar yang dihadiri oleh para pemateri yaitu Dr Wahyu Rizki yaitu dari Balai Arkeologi Palembang,  Dr Agussetyanto M.Hum mewakili Masyarakat Sejarawan Bengkulu, Agus Sudaryadi S. S mewakili Dinas Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi, Dr Sarwit Sarwono yaitu Pakar Aksara Universitas Bengkulu. Sekitar 60 peserta hadir dalam gelaran kegiatan ini yang terdiri dari alumni dan dosen SPI. Jum’at (19/20)

Menurut Dekan FUAD Dr. Suhirman, M.Pd mengatakan ditengah pandemi covid-19 ini membuat pelaksanaan kegiatan berubah sistem, yang biasanya tatap muka sekarang harus menggunakan metode berbasis online, tapi dengan masih digelarnya kegiatan seperti halal bihalal dan seminar oleh alumni Sejarah Peradaban Islam (SPI) membuktikan bahwa pandemic Covid-19 tidak membuat kita galau dalam beraktivitas, termasuk kegiatan akademisi. Pertemuan virtual para alumni sekaligus seminar merupakan kegiatan yang sangat positif dalam menjalin silahturahmi sekaligus menambah ilmu dan wawasan.

Ditambahkan Maryam, M.Hum yang merupakan Ketua Jurusan Adab  sekaligus Panitia dalam kegiatan Halal bihalal dan seminar ini, mengungkapkan rasa syukur telah digelarnya pertemuan virtual ini, walau tidak bisa tatap muka seperti biasanya, tapi semangat peserta dalam mengikuti kegiatan ini begitu besar.”Alhamdulillah Telah Berlangsung Halal Bi Halal Prodi SPI IAIN Bengkulu,  walau melalui Aplikasi Zoom Meeting, tidak Mengendurkan Semangat Kita”.ungkapnya

Kegiatan pertemuan virtual ini juga bertujuan untuk mendukung akreditasi, selain halal bihalal kegiatan ini juga untuk berbagi ilmu  terakit dengan sejarah peradaban Islam. Kegiatan dibuka oleh bapak  Dr. Restu Gunawan,  M.Hum yaitu Direktur Pengembangan Dan Pemanfaatan Kebudayaan,  Ditjen Kebudayaan Kemendikbut RI serta Dr. Suhirman M.Pd yaitu Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Bengkulu. Kegiatan yang dipandu oleh Fikri Apriadi S.Hum yang merupakan Ketua Ikatan Sejarah Peradaban Islam (SPI) IAIN Bengkulu . (iw,hms)

Tingkatkan Nilai Akreditasi, KPJI Jalin Kejasama Dengan BAPAS

IAIN Bengkulu – Konsorsium Pengelolaan Jurnal Ilmiah (KPJI) mengadakan pertemuan dengan Balai Permasyarakatan ( BAPAS ). Balai Pemasyarakatan (Bapas) adalah salah satu unit pelaksana teknis di bidang pembinaan luar lembaga pemasyarakatan. Balai ini bertugas memberikan bimbingan kemasyarakatan dan pengentasan anak. Pertemuan bertujuan untuk pembahasan penandatanganan MoU antara BAPAS dan IAIN Bengkulu, menurut perwakilan Bapas Imron mengatakan kerjasama ini merupakan dorongan dari Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) terkait Corporate University yaitu  pendekatan pembelajaran organisasi untuk pengembangan pegawai dengan tujuan mendukung kinerja organisasi. Hal ini yang ingin diterapkan oleh Kemenkumham untuk mendukung kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN). Ditambahkan beliau, nantinya, Bapas akan berkerjasama dengan IAIN dalam penulisan jurnal yang diawali dengan penulisan artikel terlebih dahulu. Jum’at (19/06)

Kasubag Kerjasama Eri Samsidar, S.Kom beserta Ketua KPJI Ahmad Abas Musofa, M.Ag hadir dalam penandatanganan MoU ini, menurut ketua KPJI dalam kata sambutannya, IAIN harus menggalakkan kerja sama kepada setiap instansi dan perguruan tinggi lainnya, kerja sama adalah hal terpenting dalam meningkatkan mutu dan kualitas lembaga pendidikan, termasuk nilai akreditasi. Ditambakan abas saat wawancara, berharap dengan adanya kerjasama ini ada pengembangan dari berbagai aspek misalkan dalam pengelolaan jurnal dan penulisan karya ilmiah dan tentu bisa menguntungkan kedua belah pihak. Dalam kerjasama nanti diawali dengan pembinaan 50 peserta dari Bapas dalam penulisan jurnal, dan berharap jurnal nanti dapat terbit di jurnal online baik nasional maupun IAIN. “ Tujuan dari MoU ini diharapkan ada pengembangan lembaga dari berbagai aspek, terutama dalam pengelolaan jurnal dan penulisan karya ilmiah”.terang abas

Imron menerangkan kerjasama ini bukan hanya dilingkungan KPJI, tapi juga kedepan akan menjalin kerjasama dengan perpustakaan. Kerjasama dengan perpustakaan diharapkan dapat membantu dalam peningkatan program Pojok Baca dilingkungan BAPAS. (iw,hms)

Dalami Keluarga Maslahah, Pasca Sarjana Gelar Webinar

Dalami Keluarga Maslahah, Pasca Sarjana Gelar Webinar

IAIN Bengkulu – Pasca Sarjana IAIN Bengkulu menggelar Webinar dengan tema “Kontruksi Keluarga Mashlahah di Tengah Pandemi Covid-19” Keynote Speaker dalam webinar ini adalah Rektor IAIN Bengkulu Prof.Dr.H. Sirajuddin, M.,M.Ag.,MH, dan sebagai pembicara yaitu Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr. H. Khoiruddin Nasution , M.A, pengurus besar LKK PBNU Dr. Nu Rofiah, Bil. Uzm dan Pengasuh Pesantren Al-Anwar Sarang Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen. Pemateri merupakan Konseptor keluarga Mashlahah, menurut Dr. Iim Fahimah, Lc,.MA yang merupakan penggagas acara ini mengatakan selama ini masyarakat hanya mengenal keluarga Sakinah, Sejahtera dan belum familiar dengan keluarga Mashlahah, padahal keluarga Mashlahah lebih tinggi setingkat dari keluarga Sakinah, karena keluarga Sakinah hanya menebar kebaikan didalam keluarga saja, sedangkan keluarga Mashlahah baik didalam keluarga dan di masyarakat. Kamis (18/06)

Sekitar 800 lebih peserta yang ikut dalam kegiatan webinar ini, banyaknya peserta dari berbagai kalangan menandakan pemahaman Maslahah sudah menjadi buah bibir dimasyarakat walau masih dalam tahapan konsep. Banyaknya masyarakat ingin mengetahui lebih jauh tentang Mashlahah membuat Pasca sarjanan IAIN Bengkulu mengadakan kegiatan webinar ini. Menurut penggagas acara ini, Dr. Iim Fahimah, Lc.,MA Webinar ini bertujuan untuk menambah pemahaman para akademisi, mahasiswa, tokoh dan masyarakat tentang keluarga mashlahah yang di gagas oleh LKK PBNU, yang selama ini masyarakat hanya mengenal keluarga sakinah, sejahtera, dan belum mengenal keluarga Mashlahah. “ tujuan kegiatan ini untuk menambah pemahaman tentang keluarga mashlahah yang digagas oleh LKK PBNU kepada para Akademisi, mahasiswa, tokoh, dan masyarakat”.terangnya

Maslahah berasal dari akar kata sha-lu-ha yang secara harfiah berarti baik, manfaat, dan penting. Maslahah adalah kepentingan pribadi (perorangan), keluarga, dan masyarakat, karena maslahah adalah terpeliharanya kebutuhan primer manusia, baik agama, jiwa, harta benda, keturunan, serta akal atau kehormatan. Oleh karena itu, maslahah merupakan cita-cita setiap orang atau kelompok, khususnya kaum muslimin

Teori al-Maslahah telah dikemukakan oleh para pemikir hukum Islam, seperti asy-Syatibi dan al-Ghazali. Menurut al-Ghazali, maslahah adalah ungkapan yang pada intinya guna meraih kemanfaatan atau menolak kesulitan. Yang dimaksud adalah memelihara agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Sedangkan al-Khawarizmi mendefinisikan maslahah dengan ”memelihara tujuan hukum Islam dengan menolak bencana atau kerusakan yang merugikan makhluk. (iw,hms)

Tes Toefl dan Toafl Tatap Muka, PUSBAKIK Gunakan Protokol Kesehatan Covid-19

IAIN Bengkulu – Kegiatan Tes Toefl dan Toafl offline dimasa penerapan New Normal berlangsung aman terkendali, sebelum mereka memasuki ruangan semua peserta wajib mengikuti Protokol kesehatan Covid-19 yaitu menggunakan masker, mengukur suhu tubuh, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik. Peserta tes yang merupakan mahasiswa Pasca sarjana berjumlah 77 orang dan dibagi menjadi 2 kelompok. Dua ruangan disiapkan untuk peserta tes, masing-masing ruangan berjumlah 17 peserta dengan tetap menjaga jarak fisik. Menurut Kepala Pusbakik Riswanto, M.Pd.,P.hD, digelarnya tes secara langsung dikarenakan mahasiswa pasca sarjana akan mengikuti ujian munaqosa pada bulan ini, sedangkan aplikasi tes online Toefl dan toafl rampung dikerjakan pada bulan juli, sehingga penerapan tes online bakal dipruntukan untuk mahasiswa S1 saja pada bulan juli menadatang. Rabu (17/06)

Kegiatan Tes Toefl dan Toafl berlangsung di gedung pusbakik, sekitar pukul 08.00, semua peserta wajib mengikuti protokol kesehatan covid-19, sesuai dengan intruksi pemerinta di masa penerapan new normal. Menurut kapusbakik, gelaran tes secara langsung memang dibenarkan berdasarkan edaran Rektor tentang penerapan new normal, asal mentaati protokol kesehatan covid-19.” Pertama alasan digelarnya tes offline ini karena berdasarkan edaran rektor IAIN Bengkulu dengan catatan tetap menggunakan protokol kesehatan covid-19 dan yang kedua dikarenakan mahasiswa S2 pasca sarjana akan mengikuti ujian munaqosah pada bulan ini”.ungkapnya

Tes Toefl dan Toafl pasca sarjana IAIN bengkulu dilaksankan tgl 17 juni  dan diikuti oleh 77 peserta, untuk mahasiswa S1 akan digelar pada bulan juli dengan jumlah peserta yaitu 2.500 orang. (iw,hms)

Theme: Overlay by Kaira
PUSKOM IAIN Bengkulu