Selamatkan Perkebunan dan Ketahanan Pangan, IAIN Bengkulu Gelar KKN PKP

IAIN Bengkulu – Model KKN Perkebunan dan Ketahanan Pangan IAIN Bengkulu bakal diterapkan untuk KKN tahun ini, sekitar 1200 mahasiswa akan diikutkan dalam KKN Perkebunan dan Ketehanan Pangan 2020. Lokasi KKN PKP sendiri yaitu didepan asrama Putra IAIN Bengkulu dengan luas sekitar 2 Hektar yang akan dikelola oleh mahasiswa KKN PKP, dan Teknisnya mahasiswa akan dibagi menjadi 40 kelompok yang masing-masing kelompok berjumlah 30 orang. Setiap kelompok akan dibimbing oleh DPL dan Tim Penyuluh dari Dinas Pertanian Kota Bengkulu. Setiap kelompok akan dibina dalam pengelolaan Tanaman Sayur dan Obat-obatan dari mulai penanaman, perawatan sampai pada tahapan panen. Menurut Ketua Panita KKN, Dr. Rahmad Ramdani, M.Sos tujuan dari KKN PKP ini untuk menyelamatkan ketahanan pangan di kota Bengkulu, dikarenakan supply sayuran masih mengandalkan diluar kota Bengkulu yang terkadang merekapun masih memprioritaskan kebutuhan daerah mereka sendiri, sehingga di kota Bengkulu sering terjadi kelangkaan supply hasil pertanian terutama sayuran. Selasa (30/06)

1200 mahasiswa sudah terdaftar di siakad untuk mengikuti KKN PKP ini yang akan di gelar pada bulan juli nanti yaitu pada tanggal 20 Juli sampai 30 agustus, selama 45 hari mahasiswa akan di bina dalam bercocok tanam. Tanaman yang akan di kelola oleh mahasiswa terdiri dari jenis sayuran seperti kangkung, baying, sawi kemangi dan jenis palawija seperti ubi-ubian serta jagung. Menurut Ramdani selaku ketua panitia KKN PKP berharap dengan adanya Model KKN PKP ini lembaga dapat berkontribusi dalam penyelamatan Pangan di kota Bengkulu.” Saya berharap dengan adanya KKN model ini dapat menyelamatkan ketahana pangan di kota Bengkulu”ungkapnya.

Selain KKN PKP sekitar 500 mahasiswa yang berada diluar kota Bengkulu yang keberatandalam keikutsertaan KKN PKP, LPPM selaku unit penyelenggra KKN sudah menyiapkan model KKN Daring yaitu KKN di daerah mereka sendiri, kegiatan yang dilakukan seperti pembinaan di tempat ibadah, dan pembinaan kerohanian lainnya. Ditambahkan Ramdani kegiatan KKN ini walaupun melibatkan banyak orang tetap dilakukan dengan menggunakan Protokol kesehatan Covid-19. (iw,hms)

Theme: Overlay by Kaira
PUSKOM IAIN Bengkulu