IAIN Bengkulu – Talkshow How to Become Overseas Teacher yang diselenggarakan oleh International Relation Office (IRO) IAIN Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Auditorium. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor l Dr. Zulkarnai Dali, M.Pd. Sekitar 300 peserta ikut dalam gelaran kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan Implementasi MoU antara SABK Al-madrasah Al-khairiah Al-islamiah Sebrang Perai Utara Pulau Pinang, Malaysia. Lanjutan dari MoU tersebut mendatangi Muhamad Nasrullah yaitu pengajar dari sekolah tersebut untuk menyampaikan materi kepada mahasiswa IAIN khususnya calon pendidik. Muhamad nasrullah mensosialisasikan kepada mahasiswa langkah-langkah untuk dapat menjadi tenaga pengajar di luar negeri. Wakil Rektor l Dr. H. Zulkarnain Dali, M.Pd beserta Ketua IRO dan Dosen turut hadir dalam kegiatan ini. Senin (25/11)

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor I IAIN Bengkulu Dr. H. Zuldali, M.Pd. Menurut beliau dengan kegiatan ini mahasiswa dapat terpacu untuk menjadi seorang pengajar  di luar negeri bukan hanya didalam negeri, maka dari itu pengetahuan yang lebih luar harus benar-benar dikejar sejak dini, sehingga mereka dapat menjadi tenaga pendidik yang professional. “saya berharap calon tenaga pendidik di IAIN Bengkulu tidak hanya dapat mengajar di dalam negeri, tapi juga diluar negeri”terangnya. Ditambahkan oleh Ketua Pengelola IRO Reko serasi, MA mengatakan Kegiatan ini merupakan bentuk Implementasi MoU antara SABK Al-madrasah Al-khairiah Al-islamiah, dengan harapan bisa membuka wawasan paradikma baru mahasiswa kita (IAIN Bengkulu)  khususnya calon guru agar mereka mempunyai pilihan yang lebih luas yaitu  pilihan menjadi guru bukan hanya di indonesia  tapi  di nergara asing asal mempunyai skil yg dibutuhkan untuk menjadi guru tersbut

MoU antara SABK Al-madrasah Al-khairiah Al-islamiah Sebrang Perai Utara Pulau Pinang, Malaysia dengan IAIN Bengkulu telah dilaksanakan  pada tanggal 12 november lalu, MoU ini diharapkan dapat menunjang mutu dan kualitas IAIN Bengkulu di level international.

Dilain tempat Rektor IAIN Bengkulu, Prof. Dr. H. Sirajuddin, M. M.Ag., MH mengatakan Kolaborasi dengan perguruan tinggi ini menjadi unsur penting dalam memberhasilkan lulusan yang bisa menjawab kebutuhan dunia kerja. Lanjut beliau mengatakan,  di samping itu, kolaborasi juga bertujuan menjaring sebanyak mungkin donor untuk mendanai kerja-kerja riset, pengabdian masyarakat maupun pengembangan bidang kemahasiswaan.

Sebagai contoh, program kolaborasi akan memudahkan perguruan tinggi dalam menjalankan magang. Program magang penting bagi mahasiswa mengingat banyaknya lulusan perguruan tinggi yang belum memiliki kompetensi keterampilan dan etos kerja. Selama ini kululusan perguruan tinggi memiliki pengetahuan yang bagus namun minim etos kerja. Dan magang efektif membangun dan mengembangkan etos kerja.

Bahkan program kolaborasi dengan perguruan tinggi di luar negeri, memberi peluang besar bagi perguruan tinggi dalam negeri untuk bisa menulis jurnal internasional. Kolaborasi juga memberi peluang bagi para dosen maupun mahasiswa untuk menulis buku ajar secara kolaboratif. Penulisan buku secara keroyokan ini akan menghasilkan mutu yang lebih baik dan lebih komprehensif.

Selain itu, terang Rektor, kolaborasi memberi kesempatan bagi perguruan tinggi dalam negeri untuk melakukan riset-riset secara bersama sebagaimana diinginkan Kemenristekdikti dan pendanaanya juga tersedia melimpah.  Kolaborasi juga memungkinkan perguruan tinggi mendapatkan progran beasiswa dari luar negeri sekaligus peningkatan akreditasi.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian Materi oleh masing-masing pemateri yang diundang. (iw,Hms)