IAIN BENGKULU – Kementerian Agama RI kembali membuka program 5.000 Doktor (S3). Program Beasiswa 5000 Doktor merupakan program pemberian beasiswa studi S-3 di Perguruan Tinggi Dalam Negeri (PT-DN) kepada para dosen, PNS laboran dan pustakawan PTKIN, PNS tenaga kependidikan PTKIN,  serta pegawai negeri sipil yang bekerja pada program Pendidikan Islam pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI untuk ditingkatkan mutu, kapabilitas, dan profesionalitas mereka dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi Islam yang berorientasi pada peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan.

Beasiswa ini menawarkan 2 program yaitu  Full scholarship (beasiswa penuh) dan Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP). Full scholarship (beasiswa penuh) mencakup biaya penyelenggaran pendidikan dan bantuan untuk kebutuhan hidup mahasiswa. Biaya penyelenggaraan pendidikan antara lain meliputi pendaftaran dan seleksi, SPP, ujian-ujian, pengembangan dan penguatan akademik, dan pengelolaan. Bantuan ini diserahkan kepada perguruan tinggi penyelenggara. Bantuan untuk kebutuhan mahasiswa meliputi antara lain biaya hidup, bantuan domisili, buku dan sumber belajar, serta bantuan penelitian. Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) berupa bantuan langsung kepada mahasiswa yang sedang menyelesaikan studi S-3 pada perguruan tinggi terakreditasi dalam negeri, tanpa terikat tempat studinya.

Pada Sosialisasi Program Beasiswa 5.000 Doktor Luar Negeri yang Dilakukan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Islam Kemenag di Auditorium IAIN Bengkulu, Dr. Yeni Rati Yunigsih Manager PMU (Proyek Management Unit) LN (Luar Negeri)  mengatakan,

“Sengaja kami sosialisaikan di Bengkulu, karna ini program unggulan  Kemenag untuk menyekolahkan dosen, tenaga pendidikan, pustakawan di lingkungan kementerian agama. Mereka yang bekerja di PTKIN ataupun PTKIS untuk di Doktorkan. Kami lihat SDM di IAIN Bengkulu sangat potensial.  Kita ingin mendorong dosen di IAIN ini untuk Doktor. Ini mudah tidak sulit hanya saja perlu persiapan saja. Mudah mudahan dosen termotivasi atas sosialiasi ini,” kata Yeni.

Yeni juga menyampaikan, Program beasiswa Doktor Kemenag RI mulai dibuka 1 Agustus sampai dengan akhir Desember 2019.

“Beasiswa kita sama dengan LPDP dengan 12 Item yang di tanggung. Termasuk persiapan bahasa dan akademik,  belajar dan testnya, bayar ke kampusnya, bayar bulanannya, asuransi kesehatan , bawa keluarga di tahun kedua dua anak dan satu pasangan. Biaya keberangkatan.

Tidak kalah dengan beasiswa lain karena ini bersumber dari negara. Untuk Bengkulu sudah ada beberapa orang dosen IAIN yang lulus. Saat ini soal mau atau tidaknya saja, ikut program beasiswa Doktor ini tak perlu memikirkan keluarga yang ditinggalkan lagi karena semua sudah di tanggung oleh negera,” jelasnya.

Sementara, untuk informasi beasiswa dan tata cara pendaftaran 5.000 beasiswa doktor bisa disimak lebih lanjut di laman 5000doktor.diktis.id/registration.

Sementara itu, Wakil Rektor III IAIN Bengkulu, Dr. Samsudin, M.Pd mengatakan, ini langkah IAIN Bengkulu untuk menaikkan mutu ke lebih bagus lagi. Ini kesempatan juga untuk para dosen, pustakawan dll untuk ikut program ini. “kami pihak kampus pasti mendukung penuh dosen yang ingin kuliah lagi jadi Doktor. Ini motivasi kita sama – sama. tak ada batasan mau Doktor bidang kelimuan apa, bahkan bisa milih mau Doktor di univesitas mana, negara mana. Inikan luar biasa,” demikian kata Samsudin. (ADT/Humas IAIN Bengkulu)