Menu Close

Besok Panitia Rapat, Putuskan Diselenggarakan Atau Tidak Tes Jalur UM-PTKIN

IAIN Bengkulu – Kabag Akademik dan Kemahasiswaan Mamah Rohmah, SE.,MM saat ditemui diruangannya mengatakan keputusan Teknis dan Proses dalam seleksi UM-PTKIN menunggu keputusan rapat panitia pusat SPAN/UM-PTKIN  apakah akan dilaksanakan melalui jalur raport atau tes melalui SSE , jika memungkinkan untuk Tes secara langsung atau Sistem Seleksi Elektronik (SSE) , maka IAIN Bengkulu akan mempersiapkan secara matang terutama Protokol Kesehatan Covid-19, jika memang nanti tidak memungkinkan untuk Tes secara langsung di kampus, maka kelulusan akan dilihat dari Nilai Raport yang di Upload oleh peserta Tes jalur UM-PTKIN, IAIN Bengkulu sendiri akan selalu siap apapun nanti kebijakan Kementrian dalam penyelenggaraan Ujian Masuk Jalur UM-PTKIN nanti.” Besok akan diputuskan dalam rapat panitia pusat, dan apapun keputusan nantinya kita akan selalu siap dalam penyelenggaraannya”.ungkap mamah rahma. Rabu (08/07)

Jika memang nanti pelaksanaan secara langsung tetap dilakukan yaitu menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) maka perlu dilengkapi fasilitas Protokol Covid-19, (SSE) atau lebih dikenal dengan CBT (Computer Based Test) adalah ujian yang diselenggarakan menggunakan komputer. SSE ini tidak lagi menggunakan kertas (paperless), baik untuk naskah soal maupun lembar jawaban. UM PTKIN atau Ujian Masuk PTKIN dilaksanakan secara nasional oleh seluruh Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) diselenggarakan melalui koordinasi Panitia Nasional yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

Jalur UM-PTKIN adalah jalur penerimaan yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama RI khusus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, Jalur UM-PTKIN merupakan Jalur Penerimaan mahasiswa baru Gelombang Ke-2, setelah jalur SPAN-PTKIN yang merupakan jalur khusus mahasiswa yang berprestasi berdasarkan rekomendasi sekolah masing-masing. Berdasarkan hasil rekapitulasi pendaftar jalur UM-PTKIN, IAIN Bengkulu memiliki 2000 pendaftar, naik beberapa persen dari tahun sebelumnya. Berubahnya beberapa sistem pendaftaran dan pelaksanaan tes dikarenakan Wabah Covid-19 tidak membuat pelaksanaan Tes Jaur ini batal digelar, hanya beberapa jadwal yang mengalami perubahan. (iw,hms)