Menu Close

Abdul Muhyi Asykur, Mahasiswa Lulusan Terbaik UINFAS Bengkulu

UINFAS Bengkulu – Salah satu mahasiswa Prodi Manajemen Haji dan Umroh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sukses menjadi lulusan terbaik Universitas Fatmawati Sukarno Bengkulu Tahun Wisudawan Angkatan XVII 2021. Prodi baru di Febi ini sukses membuktikan langkah majunya. Siapa Abdul Muhyi Asykur, berikut ulasan lengkapnya.

Abdul Muhyi Asykur. Pemuda yang akrab disapa” Abdul” ini merupakan putra ke-3 dari empat bersaudara. Anak dari pasangan M. Mastur dan Neni Nuryani ini berasal dari Kelurahan Padang Rambun, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma. Abdul menamatkan pendidikannya di SDN 57 Seluma, MTsN 02 Seluma, dan MAN Seluma.

Kebimbangan pernah ia rasakan ketika lulus SMA pada tahun 2017. Ketika itu, ia dihadapkan dengan beberapa pilihan, yakni masuk perguruan tinggi umum atau masuk pesantren khusus lulusan SMA. “Jujur saja, dulu sempat bingung mau lanjut ke mana. Saya ingin dua-duanya sebetulnya, kuliah iya, pesantren juga iya. Karena saya sadar ilmu agama saya kurang, maka dari itu ingin memperdalam atau belajar intensif mengenai keagamaan.

Setelah beberapa hari sempat bingung, akhirnya ada informasi mengenai pembukaan pendaftaran di Program Studi Manajemen Haji dan Umrah IAIN Bengkulu, yang notabene merupakan prodi langka dan pertama di Indonesia pada waktu itu, ditambah lagi terdapat pesantren kampus di lingkungan IAIN yang bernama Ma’had al-Jami’ah, oleh karena itu saya tertarik dan coba untuk mendaftar,” ungkapnya.

Proses demi proses pendaftaran ia lewati, akhirnya ia dinyatakan lulus di prodi yang dituju maupun di Ma’had al-Jami’ah. Menempuh pendidikan yang memadukan antara ilmu umum dan ilmu agama merupakan keinginan Abdul dan orang tuanya sejak awal. Oleh karena itu, ini merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi dirinya dan keluarganya. Kebahagiaan pun bertambah saat ia dinyatakan lulus program beasiswa bernama Bidikmisi. Dengan adanya beasiswa ini, sangat membantu Abdul dan orang tuanya dalam pembiayaan selama perkuliahan nantinya.

Pada September 2017, Abdul mulai tercatat sebagai mahasiswa aktif Prodi Manajemen Haji dan Umrah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Bengkulu. Ia juga tercatat sebagai pengurus di HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi) Manajemen Haji dan Umrah. Selain aktif sebagai mahasiswa di kampus, ia juga aktif sebagai mahasantri di Ma’had al-Jamiah IAIN Bengkulu. Sebagaimana telah dijelaskan di awal, Ma’had al-Jami’ah merupakan asrama sejenis pesantren yang diperuntukkan bagi mahasiswa khusus PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri). Khusus di Ma’had al-Jami’ah IAIN Bengkulu, terdapat beberapa kegiatan atau program yang rutin dilaksanakan, yakni program menghafal al-Qur’an, muhadharah, program kebahasaan, gebyar sya’baniyah, khataman al-Qur’an setiap minggu, kajian fiqih, dan lain sebagainya.

Pemuda yang memiliki IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) 3,95 dan akan diwisuda pada bulan Oktober ini pernah mengikuti perlombaan baik di tingkat fakultas, ma’had, maupun provinsi. Beberapa prestasi yang pernah diraihnya adalah juara 2 lomba Master of Ceremony (MC), King Ma’had al-Jamiah tahun 2018, Karya Tulis Ilmiah (KTI), dan Juara 1 Musabaqah Maqalah Qur’an (MMQ) pada gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2019. Selain memiliki segudang prestasi, dengan rendah hati Abdul bercerita mengenai prosesnya menjaga hafalan Al-Qur’an yang sudah 10 juz dan berharap bisa terus meningkat.

Saat ditanya mengenai tips apa yang dilakukan dalam menggapai pencapaiannya tersebut, ia mengatakan bahwa fokus  dengan apa yang dikerjakan, selalu meminta restu orang tua, dan berdoa merupakan kunci utama. Ia juga percaya jika pencapaiannya selama ini tidak terlepas dari jasa dan dan dukungan orang tua, keluarga, guru, dosen, serta orang-orang yang berada di sekelilingnya. “Harapan untuk ke depannya semoga bisa melanjutkan pendidikan, dan dapat membuka travel atau PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) yang amanah.” Pungkasnya. (khozin). (rls,hms)

Leave a Reply